Siaran Piala Dunia Hanya Bisa Ditangkap Antena UHF

May 31, 2006

Siaran langsung pertandingan sepakbola Piala Dunia 2006 tidak bisa ditangkap melalui antena parabola karena gelombang frekuensi yang dipancarkan satelit akan diacak.

Haryanto, Humas SCTV, menjelaskan bahwa SCTV adalah stasiun televisi pemegang resmi hak siar Piala Dunia Jerman 2006 di Indonesia. Ia juga mengatakan pengacakan itu hanya untuk penertiban. "Jadi pengacakan itu bukan karena mentang-mentang SCTV yang punya hak siar, tetapi supaya siaran yang dipancarkan itu tidak merembet ke luar negeri," ujarnya.

Hanover

"Hanya antena UHF saja yang bisa menerima siaran langsung," tambahnya.

Oleh sebab itu, kata Haryanto, beberapa daerah yang termasuk dalam area blank spot, dipastikan tidak dapat menikmati siaran langsung pertandingan sepakbola paling bergengsi di jagat ini.

Namun, SCTV telah memperluas daya jangkau siarannya sejak bulan Januari lalu dengan menambah transmisi menjadi 40 unit, dari sebelumnya yang hanya 31 unit.

Sebanyak sembilan unit transmisi baru itu terdapat di Palangkaraya, Pekanbaru, Jambi, Banda Aceh, Bengkulu, Lampung, Bontang, Kendari dan Jayapura.

"Kami juga memberikan alternatif lain kepada warga masyarakat yang tinggal di area blank spot untuk membeli receiver merek tertentu," katanya.

Ditanya mengenai perolehan iklan selama Piala Dunia berlangsung, Haryanto tidak menyebut angka pastinya, namun yang jelas telah melampaui target. "Bahkan sampai sekarang masih banyak yang antre untuk pasang iklan, dan tentu tarifnya berbeda. Mereka yang booking pada tahun 2004 lalu, tarifnya masih Rp25 juta per spot, tetapi sekarang sudah Rp75 juta per spot," ungkapnya.

Dari 64 jadwal pertandingan Piala Dunia yang dimulai pada 9 Juni hingga 9 Juli, 56 diantaranya disiarkan secara langsung, sedang delapan sisanya siaran tunda.

Frankfurt

Pihak SCTV melibatkan beberapa orang komentator, antara lain Danurwindo, Jockey Tamaela, Binder Sigh, Teguh Maramis, Timo Schunemann, Fahmi Barkati, dan Iwan Bahari. sumber Gatra

Mission impossible

May 30, 2006

Ahli mata mata-mata Ethan Hunt (Tom cruise) telah berhenti dari kegiatan mengajar anggota baru agen IMF Namun dia dilibatkan dalam aksi melawan penjahat paling kuat yang pernah ia temui - Owen Davian (Philip Seymour Hoffman), seorang produsen informasi dan senjata internasional sadis.

   

Hunt mengumpulkan timnya - sahabatnya Luther Strickell(Ving Rhames) ahli transportasi Declan (Jonathan Rhys Meyers), operasional Zhen (Maggie Q) dan anggota baru Lindsey(Keri Russell) - bersama - sama melawan Davian dan membebaskan kekasih Hunt, Julia (Michelle Monagan)

Pada film ini cukup lumayan tapi secara keseluruhan masih bisa di bilang biasa.

http://www.missionimpossible.com/

Enterpreneur

Berbicara tentang enterpreneur ini sangat menarik dan perlu perhatian, knapa karena enterpreneur sebenarnya satu hal yang sudah jadi tulang punggung perekonomian. Apa sih sebenarnya enterpreneur kalau menurut aku yang namanya enterpreneur adalah suatu usaha untuk mencari penghidupan dengan mandiri tak bergantung dengan orang lain dalam artian gak menjadi karyawan pekerja dan menerima upah tapi menghasilkan pengahasilan dengan usaha mandiri, misalkan berdagang membuat usaha agrobisnis, membuka tempat les memberikan privat, mendirikan institusi pendidikan dengan semakin berkembangnya teknologi tentunya akan banyak lagi bidang enterpreneur yang terbuka kalau di bidang komputer misalkan sekarang muncul otusource tentang programing seperti india yang jadi tujuan outsource dunia. Why Outsource from India?

Dan apabila negara kita bisa mengembangkan hal ini akan bisa mengurangi kemiskinan, budaya menjadi pekerja, perokonomian meningkat, kualias hidup meningkat dan banyak hal yang akan menuju ke yang lebih baik. Tapi hal ini tentunya gak semudah apa yang di impikan, perlu banyak mencoba berani dan tentunya support dari berbagai pihak yang berkempentingan. Kalau bahasa pemerintah sih sepertinya di sebut dengan UKM usaha kecil menengah apalah bahasanya tapi yang penting mari kita mulai sejak saat ini juga.

Salah satu hal yang perlu di perhatikan dalam hal enterpreneur yaitu keberanian, berani ambil resiko, networking atau jejaring, pengetahuan, pengalaman modal, dan berbagai hal. Nah di sini berguna yang namanya ilmu bermain. Berbicara ilmu saya dulu selalu berfikir pengen sekolah setinggi mungkin biar bisa kerja dan mendapatkan uang banyak tapi di hari hari sekarang tetap ingin sekolah setinggi mungkin tapi gak untuk bekerja menjadi pekerja tapi ingin jadi pengusaha atau orang yang bisa menghasilkan uang dengan jerih payah sendiri dan bisa memberikan dan membatu orang lain denga usaha kita sebagai contoh seandainya kita bisa buka usaha berarti kita juga membutuhkan karyawan dan juga membuka lapangan pekerjaan dalam fikiran saya selain dapat keuntungan secara pribadi juga sebagai ladang amal buat prepare akhirat kelak.

So banyak hal yang perlu di coba dan di jajal mulai dari diri sendiri  dan saat ini juga. moga kita kita jadi enterpreneur dan setelah menjadi enterpreneur kita bagikan ilmu kita ke orang lain semoga indonesia jadi negara enterprenur yang penuh kasih sayang dan menjadi negara maju yang bermoral bukan negara maju yang congkak dan sombong. amien

Gempa

May 27, 2006

Wah hari ini setelah libur dua hari dan hari ini masuk terdengar gempa melanda yogya dan sekirtarnya , gunung merapi lum selesai muncul kembali gempa yang langsung menelan korban.

Apakah ini artinya suatu teguran apakah ini kemarahan tuhan terhadap ummatnya wallahu alam yang pasti , ini telah terjadi dan perlu di sikapi dan di tanggapi dan di selamatkan mereka mereka yang terkena musibah dan tak lupa berdoa, apapun yang terjadi harus di hadapi. Semoga mereka yang kena musibah bisa tabah.emoticon Bagi anda yang membutuhkan informasi uptodate tentang gempa silahkan kunjungi helpjogja.net

Lucu tapi Perlu Di perhatikan

May 22, 2006

Wah tadi aku lucu berkat kekurangan dan kebiasaan gak cross cek alias pengen cepet tanpa menelusuri masalah apa yang jadi penyebab.

Biasa aku kan maintenance server webmail di kantor, trus hari ini berhubung aku gak dai kantor utama alias di tempat lain, aku conect via ssh tapi gak iso iso aku contact ama pimpinan yang di kantor pusat suruh ngecekin , eh aku kasih password dia gak isa isa login ya udah akhirnya dia nyerah trus aku di suruh ke kantor utama aza.

Tapi aku penasaran trus aku coba di komputer lain setelah kesel cape coba coba gak isa, tak di sangka bisa , berarti ada masalah di komputer yang aku coba pake pertama, setelah aku telusuri komputer itu lum di rubah dnsnya, karena mang ada perubahan dns di semua komputer kantor, satu lagi kelemahanku.. gak cross cek dan gampang menyerah pengen cepet tapi malah ternyata ya aku yang salah. emoticon

Driver santa cruz

Wah hari ini diriku di buat pusing ama satu hal mencari driver sound card , masalahe web support dari yang buat tuh dah gak bisa di  download. Salah satunya dengan googling dari dateng kerja ampe pulang dan akhirnya nemu juga tapi lum yakin bisa di pake sedangkan usernya dah pengen cepet cepet wae pengen di bereskan emoticon tapi ya yen gak isa wis mendingan tak bilang gak iso and tak kon tuku sound card baru aza.

That not wise advice tapi ya itulah orang gak care ama cd driver bawaan sound cardnya , kalau dah ada masalah baru deh susah. Ada pesan moral di sini kita mesti teliti, disiplin dan care untuk hal hal yang kecil seperti ini . Semua hal yang besar berawal dari hal yang kecil.. emoticon

Mr Soeharto

May 19, 2006

Salah satu mantan presiden kita mr soeharto, saat ini jadi buah bibir dan juga perdebatan. Entah apa yang jadi sumbernya. Kalau secara pribadi buat aku yang katanya beliau korupsi saya tidak tahu karena mang gak pernah melihat dia korupsi , yang katanya waktu pemerintahanya makmur saya juga gak ngerti karena waktu itu aku masih kecil, yang katanya dia itu jahat dengan ham dan sebagainya tapi saya juga cuma tahu dari berita dsb.

Yang pasti yang aku tahu dia itu presiden indonesia kedua. Ya kalau mang dia salah dah semestinya lah di peradilkan of course dengan seadil adilnya, kalau mang korupsi ya sudah semestinya lah di kembalikan uang yang di korupsi, kalau mang di ampuni sebaiknya proses hukum tetap di jalankan di sesuaikan dengan kondisi dan hukum yang ada. Kalau mang perlu penghargaaan karena jasanya ya di berikan pengahargaan. Menurut aku jalan terbaik menempatkan sesuai proporsionalnya kalau mang sakit ya moga moga cepat sembuh. Mungkin itu may opinion emoticon 

Notebook

May 18, 2006

Type: Media
Operating System: MS Windows XP Media Center
Processor Speed: 1.7 GHz
RAM: 1024 MB
Hard Drive Capacity: 80 GB
Graphics: nVidia GeForce FX Go5200
Primary Optical Drive: DVD+/-RW (Plus Minus)
Wireless: 802.11g
Screen Size: 15 inches
System Weight: 7.8 lbs

Tahanlah diri

"Tahanlah diri jika seseorang menceritakan dirinya sendiri, tak perlu ikut sibuk menceritakan diri kita sendiri agar tampak lebih dari dia. Biarlah dia bahagia dengan ceritanya."

Kalo Ikhwan Nyari ‘Gebetan’

Ikhwan nyari gebetan? Gak salah nih? Eit, jangan su’udzon dulu ya. Meski panggilan ikhwan identik dengan cowok pengajian, mereka juga kan manusia. Sama seperti cowok laen. Punya rasa punya hati dan nggak punya antivirus merah jambu. Itu artinya, ikhwan juga bisa kepeleset jatuh hati ama pesona lawan jenisnya. Terutama pada kalangan cewek pengajian yang biasa dijuluki akhwat. Soalnya mereka kan beraktivitas pada dunia yang sama. Dunia dakwah gitu, lho. Wajar dongs!

Bedanya ama cowok laen, cowok pengajian mungkin lebih punya pertimbangan mateng untuk jatuh cintrong. Ciiee, sori bukan narsis lho. So, nyari gebetan di sini bukan berarti nyari gandengan yang bisa diajak kencan atau jalan berduaan. Tapi untuk diajak serius melabuhkan cintanya di jalan yang halal. Loving you, Merit yuk? Enak..enak..enak..!

Nah, kali ini kita mo ngorek informasi dari temen-temen ikhwan seputar komentar tentang Liga Champions, eh tentang akhwat idaman mereka. Informasi berharga nih. Penasaran? Yuk!

Akhwat idaman di mata ikhwan

Ngobrolin soal akhwat nggak bisa lepas dari sikap, karakter, dan aktivitas dakwahnya yang dengan mudah tercium oleh ikhwan. Ada yang lincah kayak bola bekel, ada yang rame mirip Nirina Zubir, ada yang aktif banget sampe nggak terlalu mikirin penampilan yang seadanya, dan lain sebagainya. Pokoknya mah bervariasi banget deh. Tapi, seperti apa sih akhwat yang disukai ikhwan?

Seorang teman dari negeri jiran, Hadi, via FS (Friendster)-nya ngasih komentar: “..perempuan yang aku suka adalah sejuk mata memandang dek terlihat keluhuran akhlaknya menjadi sumber ketenangan jiwa bila hati bergelora”.

Kalo menurut ‘penkhianatyangtelahmusnah (pytm)’ dalam YM(Yahoo Messenger)-nya, “yang jelas ngaji. Masalah pendiem, kalem, jaim, rame itu mah selera. Rame asyik dibawa ngobrol. Kalem asik kayak punya bidadari yang bisa diapain. Hahaha…”

Lain lagi pendapat Zubair, mahasiswa ITB (Kimia) 2002, akhwat yang disukainya adalah yang….”Pandai berkomunikasi dalam bentuk verbal, sehingga dengan modal dasar ini mudah-mudahan setiap masalah yang ada mampu dikomunikasikan dan diselesaikan dengan kepala dingin, bahkan jadi modal yg sangat cukup untuk dakwah”.

Gimana dengan akhwat yang agak agre. Maksute, akhwat yang punya inisiatif berjuang setengah hidup nyari info tentang ikhwan idamannya. Walau diam-diam, tapi aktif tanya sana-sini-situ. Mungkin udah ngebet kali ye ama ikhwan incarannya en takut keburu dicantol ama yang laen. Hehehe….

‘pytm’ dan ‘javanehese2000’ bilang saat chatting, akhwat agre bukan tipe yang disukainya. Lantaran khawatir timbul fitnah bin gosip yang nggak bisa dipertanggungjawabkan. Mereka lebih suka yang kalem. Akhwat banget, gitu lho. Rada pendiem en bisa jaim di tempat umum. Mungkin tipe-tipe akhwat yang nunggu diajuin proposal ama ikhwan gitu deh. Kayak mo tujuh belasan pake ngajuin proposal? Hihihi…

Tapi bagi Zubair, akhwat agre adalah tipe kesukaannya. “…karena kalo orangnya terlalu pendiem, kita nggak tau secara persis keadaan dia kayak gimana, kalo agresif alias ekspresif kan enak tuh, kalo ada masalah ketahuan jadi mungkin kita bisa bantu tolong.” Dengan kata lain, doi nggak gitu nyetel ama akhwat yang kalem, “… soalnya kalo yang kalem susah ditebak isi hatinya”.

Oh ya, untuk tipe agresif meski nggak umum di kalangan akhwat, bukan berarti ‘cela’ lho. Karena Siti Khadijah pun termasuk yang ‘agresif’ hingga berani menawarkan diri kepada Muhammad bin Abdullah setelah terpikat oleh sifat dan karakter beliau.

Oke deh sobat, itu segelintir komentar temen-temen ikhwan tentang tipe akhwat yang disukainya. Yang pasti, mau yang agre ataupun kalem, semuanya sama baiknya selama sholehah. Tinggal pandai-pandainya kita aja mensikapinya. Dan yang nggak kalah pentingnya, akhwat yang bersangkutan suka juga ama kita. Biar nggak bertepuk sebelah tangan. Huehehe…

FBI= Female Bidikan Ikhwan

Sobat, dari komentar ikhwan-ikhwan yang kena todong STUDIA pas ditanya soal akhwat idaman, mereka nangkepnya lagi ditanya soal sosok yang bakal jadi istrinya. Geer banget kan? Tapi wajar aja sih kalo kegeeran, itu kan gejala normal seorang jomblo. Padahal untuk calon istri, mungkin lebih khusus lagi kriterianya. Kayak gimana sih?

Menurut Anas, “Tipe yang Anas suka..tipe yang memang benar-benar pantas jadi istri. Simpel kan? Dia harus bisa jadi benteng pertama dari sisi apapun bagi anak-anaknya..karena (mungkin) tugas suami adalah mencari nafkah (cenderung keluar)..”

Kalo pendapat Zubair, “…Sopan, cukup ekspresif, pandai komunikasi, wajah lumayan cantik, kulitnya putih kalo bisa enn sabar. Bahkan kalo ada sih yang ilmu keislamannya baik + akhlaknya baik, jadi bisa ngingetin kita kalo salah…”

Namun kini, kondisi yang meminta kehadiran wanita di dunia kerja tak bisa dihindari. Ada aja akhwat yang sudah kerja di kantoran, menjadi buruh pabrik, atau pengen kerja meski udah merit. Gimana dengan akhwat model gini?

Kalo buat pytm, “..pengennyah sih punya istri tuh di rumah ajah. Meski bisa dongkrak ekonomi dalam negeri, tapi tetep ajah amanah di rumah lebih gede. Boleh kerja tapi di sekitar rumah. Ga boleh jauh. Trus yang ringan. Jadi guru TK ato apalah…”

Sobat, sosok FBI alias female bidikan ikhwan sepertinya nggak harus punya kelebihan secara fisik, status sosial, suku, status pendidikan, atau dandanan. But, nggak berarti cuek banget, hanya saja bukan prioritas. Itu aja kok. Nggak lebih.

Syakhsiyahmu yang kumau

Bagi bagi seorang ikhwan, mikir-mikir dulu kalo mau menominasikan lawan jenis yang cuma punya kelebihan di penampilan fisik sebagai idaman. Apa pasal?

Pertama, penampilan fisik itu sifatnya sementara. Bakal habis bin pudar dimakan usia atau bisa rusak karena musibah. Kalo kita matok rasa suka bin cinta cuma lantaran fisik, siap-siap aja kehilangan keindahan yang memikat kita itu. Nggak bener-bener cinta tuh kayaknya.

Kedua, lawan jenis yang diidamkan bukan cuma untuk mengisi ruang khayal semata, jadi bahan gosipan di antara teman, atau buat nemenin ke kondangan. Lebih dari itu, akhwat idaman berarti seseorang yang ditargetkan untuk menjadi istri, ibu dari anak-anak, mitra dakwah, sekaligus seorang sahabat dekat yang mengingatkan kala khilaf dan memompa semangat kita saat dirundung musibah. Semua peran itu dilahirkan dari pemahaman Islam dan kedewasaan dalam bersikap pada diri seorang akhwat, bukan dari penampilan fisik. Catet tuh!

Kondisi ini mengingatkan kita pada sebuah hadits: “Tiga kunci kebahagiaan seorang laki-laki adalah istri shalilah yang jika dipandang membuatmu semakin sayang dan jika kamu pergi membuatmu merasa aman, dia bisa menjaga kehormatanmu, dirinya, dan hartamu; kendaraan yang baik yang bisa mengantar ke mana kamu pergi; dan rumah yang damai yang penuh kasih sayang.” (M. Fauzhil Adhim, ‘Kupinang Engkau dengan Hamdallah’)

Nah sobat, sepertinya kepribadian (syakhsiyah) seorang akhwat yang tercermin dalam caranya berpikir dan bersikap sesuai aturan Islam layak jadi ukuran standar bagi kaum Adam untuk memilih istri. Kalo emang bener mo ngebangun rumah tangga yang sakinah mawahdah, wa rohmah. Tapi bukan berarti kita ngelarang kamu pake pertimbangan fisik lho. Silahkan aja kalo mo pake standar ideal: cantik, kaya, sholihah, dan mau ama kita. Tapi kalo kriteria itu nggak ada, cukup asal mau ama kita, sholihah, kaya dan cantik. Yeee…itu mah sama aja atuh!

Ups! Maksute relakanlah predikat sholehah dari seorang wanita yang menerima cinta kita mengalahkan ego kita untuk dapetin yang cantik atau tajir. Yakin deh, selalu ada inner beauty dan kekayaan yang tak ternilai oleh materi pada diri seorang wanita sholehah (pengalaman nih ceritanya, huhuy!). Yes!

Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya semata, boleh jadi kecantikannya itu akan membawa kehancuran. Dan janganlah kalian menikahi wanita karena kekayaannya semata, boleh jadi kekayaannya itu akan menyebabkan kesombongan. Tapi nikahilah wanita itu karena agamanya, sesungguhnya budak wanita yang hitam lagi cacat, tetapi taat beragama adalah lebih baik (daripada wanita kaya dan cantik yang tidak taat beragama).” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Jangan egois donk!

Allah swt berfirman:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). ..” (QS an-Nûr [24]: 26)

Dari ayat itu, Allah emang Maha Adil. Dia menjanjikan wanita yang baik untuk pria yang baik pula. Sebagaimana layaknya Aisyah r.a. menjadi istri Nabi saw. Pria yang tidak baik untuk wanita yang tidak baik pula. Itu berarti kalo pengen dapetin akhwat yang sholehah, kita juga kudu sholeh dong. Jangan cuma mikirin keinginan diri sendiri. Nggak adil tuh. Mengidamkan akhwat yang baik tapi kitanya sendiri jeblok. Karena kaum hawa juga berhak mendapatkan tipe-tipe primus alias pria mushola yang sholeh. Tul nggak sih?

Makanya kita jangan egois. Kita juga punya kewajiban yang sama seperti kaum Hawa untuk memoles kepribadian dan menghiasinya dengan akhlak Islam. Percaya deh, syakhsiyah Islam akan membantu kita untuk lebih bijak dalam mensikapi hidup. Kita jadi punya standar untuk berbuat atau menilai suatu perbuatan. Termasuk dalam memilih istri. Nggak asal nunjuk. Trus, di mana kita bisa dapetin syakhsiyah Islamiyah?

Yang pasti, syakhsiyah Islam nggak dijual bebas di pinggiran jalan, klub malem, pub, atau diskotek. Tapi kita bisa dengan mudah dapetinnya di forum-forum pengajian. Yup, di tempat pengajian kita diperkenalkan lebih dalam dengan Islam dan aturan hidupnya yang sempurna dan cocok buat kita. Ini yang bisa menjadi benih tumbuhnya syakhsiyah Islamiyah. Perlu perawatan yang rutin dengan getol mengkaji Islam jika kita ingin pertumbuhannya sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan dibubuhi pupuk keikhlasan semata-mata ingin dapetin ridha Allah (bukan cuma pengen dapet calon istri solihah.. ehm..), syaksiyah Islam akan mengantarkan kita pada predikat kemuliaan. Di hadapan manusia, dan yang menciptakan manusia. Bukankah ini yang kita harapkan?

So, jangan tunggu hari esok. Mari kita sama-sama menjadi bagian dari generasi anak ngaji (Ngaji Generation). Membentuk syakhsiyah pada diri kita dan menanamkan akhlakul karimah (akhlak yang mulia). Sekaligus memperkuat barisan perjuangan untuk memuliakan diri kita, Islam, dan kaum Muslimin di seluruh dunia. Moga-moga Allah masukin kita dalam daftar orang-orang yang berhak dapetin pasangan hidup yang sholeh/sholehah. Mau dong? Yuuuk! [hafidz: hafidz341@telkom.net]