Ja blai

August 28, 2006

Waktu tamasya ke binaria
Pulang-pulang ku berbadan dua
Meski tanpa restu orang tua sayang…aku rela abang bawa pulang

Enggak kerasa udah setahun
Si abang mulai berlagak pikun
Udah ngga pernah pulang ke rumah sayang…kepincut jande di pulo gebang

Reff
Lai..lai..lai..lai..lai…panggil aku si jablai..
Abang jarang pulang, aku jarang dibelai..
Lai..lai..lai..lai..lai…panggil aku si jablai..
Abang jarang pulang, aku jarang dibelai..

Anak kita skarang udah besar
Mulai bingung koq bapaknya nyasar
Kenapa bapak ngga pulang-pulang emak…
Kate tetangge….emangnye enak…

back to reff

Destiny

"Destiny is not a matter of chance, it is a matter of choice, it is not a thing to be waited for, it is a thing to be achieved"

Takdir bukanlah sesuatu masalah kebetulan, takdir adalah masalah pilihan, takdir bukanlah sesuatau yang harus di tunggu, takdir merupakan sesuatu yang harus di capai.

Jennings Bryan

Kereta

Dah 2 minggu ini aku naik kereta lagi, tiap hari minggu karena ada keperluan ke tempat customer. Seperti biasa aku naik kereta ekonomi dari palmerah ke sudimara, tapi hari kemaren itu minggu 27 januari 2006 jadi hari yang menegangkan dan bikin andrenalin naik apa pasal. Berawal dari beli karcis yang biasanya tarif Rp 1,500 jadi Rp 4,000 alasan dari penjual tiket karena kereta jurusan ke arah merak jadi tarifnya segitu ya udah akhirnya dengan sedikit gimana gitu, aku  beli tiket. Sebelum naik dari pengeras suara sang penjaga mengumumkan bahwa penumpang harap berhati hati agar mengamankan dompet dan barang berharga biar terhindar dari tangan jahil copet. Aku sih menganggap biasa karena memang untuk kebaikan dan selama ini aku naik fine fine aza tak ada masalah ( kecuali masalah panas dan penuh) dan tak ada copet.

Setelah aku naik cukup lumayan sesak padahal hari minggu biasanya lebih longgar, tapi berhubung sudah beli karcis ya udah aku naik aza, karena sesak gak bisa masuk ke dalem akhirnya  cuma diri di pintu, nah di sini gelagat mencurigakan dah terlihat dari tampang tampang beberapa penumpang di depan dan belakang aku juga di samping sampingku. Langsung waspada deh sambil terus memperhatikan gerakan mereka .. gini gini aku dulu ikut beladiri so sedikit feeling cepet nyambung … di awal sih mereka gak bereaksi cuma diam tapi setelah lewat pasar kebayoran mereka mulai dan sialnya ternyata mereka itu rombongan dan ada beberapa penumpang yang jadi korban ada anak anak abg ada juga ibu ibu dan yang menyedihkan ibu ibu nangis karena dompetnya ilang sambil teriak teriak aku just merinding tapi gak bisa berbuat banyak karena memang kondisi full bergerak aza susah .. just sedih and tentu tetap waspada sambil menahan tas aku yang cukup lumayan penuh isinya biasa alat alat ngoprek pc obeng dan macam macam ..

seandainya mereka ampe beraksi ke aku dah aku siapin hardisk tuk ngetok pala para copet itu tapi alkamdullilah, tidak terjadi pertumpahan darah deh :) ) dan akhirnya aku bisa melewati mereka setelah turun di sudi mara. Turun lunglai lemes karena nahan tas dan pasang atensi  ke copet. Dan senin pagi ini aku akhirnya memutuskan naik kereta yang Ac selain dingin dan seger udaranya gak terlalu penuh dan yang naik juga cool cool panumpangnya (walaupun tarif lebih mahal) gak kayak kemaren, dan satu  yang pentin AMAN. Moga aza pihak kereta api lebih care lah terhadap hal ini

Puteri Indonesia

Wah sedikit kabar bagus ternyata BiNus gak cuma berkutat di IT, Anak didiknya juga jadi putri indonesia 2006. Agni Pratistha adalah salah satu mahasiswi jurusan desain visual Universitas Bina Nusantara.

 

Agni Pratistha

Refrigerator

August 23, 2006

With say Alkamdullilah and rasa syukur ke ALlah akhirnya aku bisa punya refrigerator, cukup untuk mensupport kebutuhan aku tiap hari in my own dormitory, bisa deh buat simpen sedikit buah minuman segar dan sayuran ataupun bumbu masak misal cabe dan teman temanya.And enaknya bisa juga make ice cube kapan butuh ice tinggal ambil deh gak usah beli lagi ke warung.

Waktu itu galih advice aku tuk beli karena berbagai pertimbangan aku lum ada keinginan , tak di sangka ada teman aku yang nawarin, dia bilang ada second kondisi masih bagus tak terpakai di suruh ambil aku masalah bayaran gampang mau di cicil or kapan terserah sebisa aku. Karena penawaran itu aku akhirnya make decicion tuk ambil dan ane bawa ke dormitory.

Once again thanks ALlah for all of u rizky.  

Vacation Day

August 22, 2006
Minggu kemarin sampai awal minggu ini ada liburan panjang, berawal dari acara rekreasi karyawan hari selasa tanggal 14 dan 15 agustus kemaren. Aku dan teman teman it binus ada cara rekreasi karyawan ke honda astra motor yang di cikarang itu loh yang tempat pembuatan motor bebek sebenarnya sih aku pengenya lihat yang tempat perakitan motor gedenya like mega pro or tiger tapi di sana ternyata hanya yang untuk motor bebek cukup lumayan ada ide ide yang bisa di ambil misalkan gimana sebuah motor di buat dari bahan mentah sampai jadi dan siap di pasarkan, mereka bisa memproduksi dengan waktu 20 detik  jadi satu motor ( final output). Setelah itu perjalanan di lanjutkan ke lembang tangkuban parahu dan selanjutnya pesantren aa gym lumyan bisa bikin fresh dan bisa jadi charger buat motivasi tuk menghadapi kehidupan kedepan….
 
 
 
Selanjutnya tanggal 17 agustus silaturahmi ke tempat bulik aku di jombang ciputat sekalian ada acara tujuh bulan usia kehamilannya. Di sana bisa kumpul saudara saudara dari ibu dan bisa saling ngobrol ketawa ketiwi … sambil saling ….berbagi
 
Lanjut hari sabtu aku ketemu teman lama waktu di sekolah smip dulu dan temen di kala jadi cleaning service binus. Banyak yang bisa di kenang di kala masih parah dulu naik kereta gelantungan desak desakan ama dia kerja sama sama, nyapu ngepel lantai binus anggrek sampai akhirnya dia keluar untuk ngelanjutin study ke NHI bandung … dan bisa merubah nasib sekarang dia dah punya anak satu yang cool dan imut  sekarang ia tinggal di Belanda ama istri tercintanya, kemaren dia lagi back to jakarta untuk mengurus surat ijin tinggal di belanda ..
 

 
Sedikit mejeng nih AMa Eko purnomo And the little eathen..(tau salah eja gak ya bahasa londo sih).
 
Selain  ketemu eko ane juga ketemu ama temen kecilku selagi di kampung tercinta pacitan, dia masih kerja berat kerja bikin rumah orang, aku ketemuan bahkan aku nginep di bedeng tempat dia kerja, sambil ngobrol  isa saling curhat dan mengenang masa lalu,  temenku itu namanya mas boniran dah beristri dan punya anak satu, sekaligus nyari inspirasi dan silaturahmi sambil mencoba menerawang kedepan …
 
 
 
Itulah Cerita on my vacation day kemaren 
 
  

My Sister

August 10, 2006
Hari ini adalah hari yang cukup menggembirakan buat my sister triliyana karena application tuk scholarshipnya di terima di univeristas Al-azhar jurusan bioteknologi, rasa syukur terucap dari mulut aku, tiada yang sia sia usaha selama ini alkamdullilah doaku waktu shalat tahajud di terima ALlah moga aza ini awal dari hal yang lebih baik. Dan semoga my sister bisa istiqomah tuk bisa memperoleh yang berguna buat masa depan dia dan juga bisa jadi kebanggan keluarga. Maklumlah keluarga aku berasal dari keluarga miskin, kedua orang tuaku hanya petani yang penghasilanya pas pasan cukup buat makan aza  dah syukur banget. Dan moga moga dengan my sister bisa lanjut study setidaknya ada harapan tuk lebih baik lagi. Aku sebagai kakak just support sesuai kemampuan aku dan sedikit memberikan arahan kedia. But semua terletak di dia mau gimana gimananya.
 
 
Just say good luck dan ingat perjuangan baru di mulai .

Ganti drive letter di boot sector windows

Change the System/Boot Drive Letter

loadTOCNode(2, ’summary’); Warning Serious problems might occur if you modify the registry incorrectly by using Registry Editor or by using another method. These problems might require that you reinstall your operating system. Microsoft cannot guarantee that these problems can be solved. Modify the registry at your own risk.
1. Make a full system backup of the computer and system state.
2. Log on as an Administrator.
3. Start Regedt32.exe.
4. Go to the following registry key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\MountedDevices
5. Click MountedDevices.
6. On the Security menu, click Permissions.
7. Verify that Administrators have full control. Change this back when you are finished with these steps.
8. Quit Regedt32.exe, and then start Regedit.exe.
9. Locate the following registry key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\MountedDevices
10. Find the drive letter you want to change to (new). Look for "\DosDevices\C:".
11. Right-click \DosDevices\C:, and then click Rename.

Note You must use Regedit instead of Regedt32 to rename this registry key.

12. Rename it to an unused drive letter "\DosDevices\Z:".

This frees up drive letter C.

13. Find the drive letter you want changed. Look for "\DosDevices\D:".
14. Right-click \DosDevices\D:, and then click Rename.
15. Rename it to the appropriate (new) drive letter "\DosDevices\C:".
16. Click the value for \DosDevices\Z:, click Rename, and then name it back to "\DosDevices\D:".
17. Quit Regedit, and then start Regedt32.
18. Change the permissions back to the previous setting for Administrators (this should probably be Read Only).
19. Restart the computer

Bikin Warnet

August 9, 2006
Bikin usaha warnet itu ternyata tak semudah yang di bayangkan, bulan kemaren aku di mintain tolong bantuin setting warnet, cukup lumayan sulit karena aku mang lum pernah setting apalagi aku lum punya pengalamann cuma modal nekat dan sedikit skill install pc yang dah jadi kerjaaan sehari hari.
 
Untuk ndiriin warnet yang perlu di perhatikan kira kira adalah sasaran usernya apakah mereka cuma pengguna internet biasa atau kah juga game kalau sekarang lagi ngetrend dua itu internet dan game center.
 
Selanjutnya spek komputer makin ke depan spek makin tinggi yang di perlukan kalau cuma browshing cukup lah p4 standart kalau untuk lebih bagus game etc vga memory dan juga monitor dan harus juga processor jadi perhatian, p4 3 giga keatas dan memory 512 dah jadi syarat mutlak tentunya di dukung dengan kartu grafis yang 256 MB bakal jadi prasyarat buat game.
 
Lanjut setelah itu koneksi perlu di tentukan apakah wireless, ADSL ataukah yang lain usahakan kalau memilih ISP seperti ini perlu di perhatikan yang layanan support 24 jamnya ada, dan juga pilih yang unlimited bakal lebih wise daripada limited nanti bayarnya nambah dan terbatas tapi masalah harga perlu di perhatikan. Speedy lumayan bisa di jadikan pilihan kalau ADSL .. tapi bukan promosi loh.
 
Selanjutnya sistem operasi bajakan adalah resiko yang perlu di perhatikan kalau mang berani dan modal terbatas linux adalah pilihan terbaik kalau mang modal ada dan pengen ikutin yang umum windows jadi pilihan or dua duanya .
 
Selanjutnya billing warnet kalau mang isa develop lebih bagus bakal sesuai hati nurani dan juga menekan modal kalau beli " billingexlporer" lumayan bisa jadi pilihan sekali lagi bukan promosi tapi pengalaman make aza…
 
 
Untuk server dan pheriperal jaringan, kalau anda pakai ADSL untuk switch dan modem adsl Lynksys cukup bagus untuk saat ini kalau tidak d-link bisa di jadikan alternatif.. dan untuk server bisa pakai linux yang sok pasti tahan banting, kalau pun pakai windows bisa windows 200 profesional or wondows 2003 advance server. Nah sekarang tinggal setting servernya nih yang cukup bikin kepala pusing.. bagi yang belum pernah. Perhatikan security bakal jadi bahan penting tuk di perhatikan karena virus sekarang ini dah parah …( Linux is still low in virus war)…
 
Tapi sebenarnya setelah tau tuh mudah banget untuk bikin proxy itu yang penting instal softwarenya aza dulu misalkan winroute dan ikutin petunjuk kemaren aku pakai itu, ikutin dari tutorial internet yang di mr googling sayang linkya lupa mungkin nanti di sambung lagi sementara itu dulu. 
 
 

Batas

"Kenikmatan itu ada di ujung batas," begitu nasihat Mpu Peniti kepada saya. Maksudnya, kita harus selalu tahu di mana itu batasnya. Dan apa pun di dunia ini selalu ada batas. "Jangan serakah, jangan mau diperbudak nafsu," Mpu Peniti melanjutkan. Makan paling enak dan paling nikmat justru di batas yang pas sebelum kenyang. Terlampau kenyang, melewati batas, perut akan sesak, napas susah, dan kenikmatan itu akan sirna begitu saja.

Dalam bisnis, manajemen, pemasaran, kita juga harus memahami batas-batas itu. Pernah sekali saya bertemu dengan sebuah keluarga yang memiliki sebuah bisnis sangat sukses. Perusahaan mereka sangat terkenal.

Uniknya, biarpun tawaran mengalir untuk membuka cabang di luar Jakarta, mereka tetap tidak tergoda. Lewat diskusi yang mendalam dengan tiga saudara itu, barulah saya mengerti filosofi yang sebenarnya. Konon, bisnis mereka dimulai dari sebuah kios kecil. Saat memulai, mereka dalam situasi ekonomi terbatas. Ketika bisnis berkembang pesat, mereka merasakan peluang yang besar untuk mengirim semua anak-anak mereka belajar ke luar negeri.

Mereka ingin anak-anak mereka punya masa depan yang baik. Celakanya, semua anak-anak mereka tidak ada satu pun yang mau meneruskan bisnis keluarga itu. Kini ketiga saudara itu sudah berumur di atas 60 tahun. Walaupun hampir 70% manajemen sudah dipegang orang luar, mereka mengaku punya batas yang tidak mau dilanggar.

Batas bukanlah pagar, yang menghalangi kita. Tetapi sebuah keadaan di mana kita sadar akan kemampuan kita yang maksimal dan optimal. Walaupun begitu, saking asyiknya, kita seringkali lupa. Batas ini sering kita langgar.

Di kantor, Anda mungkin sering kesal dan marah-marah karena melihat hal-hal yang dikerjakan dengan sewenang-wenang atau tidak sempurna. Maka, marah menjadi hak Anda. Marah sangat diperlukan dalam sebuah manajemen. Sebagai sebuah medium untuk melakukan koreksi dan melawan kemapanan yang semu. Tapi marahlah dengan bijaksana, jangan melewati batas. Kalau melewati batas, siapa tahu emosi Anda berlebihan, dan risiko stroke atau serangan jantung bisa saja terjadi.

Seorang pemasar ulung pernah bercerita kepada saya: jangan pernah membanjiri pasar secara berlebihan. Artinya, mentang-mentang laku dan laris, kita jadi serakah, lalu berusaha menjual sebanyak-banyaknya. Akibatnya, produk kita jadi pasaran dan mudah dilupakan orang.

Dalam marketing, kita juga harus mengerti dan paham soal batas ini. Para desainer terkenal selalu membuat produk dengan jumlah sangat terbatas. Tidak peduli biar seberapa populer dan larisnya. Moto mereka, masih ada hari esok. Kalau habis dan laris, biarkan konsumen menunggu produk berikutnya. Biarpun produk itu keluar musim depan, enam bulan mendatang. Ini batas yang pantang dilanggar.

Percaya atau tidak, saat-saat terbaik saya dengan Mpu Peniti justru ketika kami berdua punya kesempatan menyusuri batas-batas itu bersama-sama. Sesekali saya dan Mpu Peniti mencari makanan atau jajanan yang tinggi kolesterolnya. Tidak baik memang bagi kesehatan. Tapi, karena dilakukan sangat jarang, makanan seperti itu terasa nikmatnya bukan main. Coba kalau kami nikmati tiap hari, mungkin tidak lagi terasa kelezatannya. Karena sudah terlampau banyak dikonsumsi, maka rasanya menjadi biasa-biasa saja.

Barangkali sangat ironis apabila di tengah-tengah kehidupan kita saat ini ada gerakan yang mendorong kita untuk melampaui batas. "Push to the limit," begitu slogan banyak orang. Tapi Mpu Peniti menasihati kita untuk sebaliknya. Yaitu eling terhadap batas.

Mungkin keduanya benar. Kalau batas prestasi kita saat ini dirasakan kurang tinggi, maka kewajiban kita untuk melampaui batas yang ada saat ini. Di lain pihak, Mpu Peniti mencoba mengajarkan pad kita agar lebih jujur terhadap diri kita sendiri, dan tahu persis batas-batas mana yang tidak boleh kita langgar.

Sumber http://www.gatra.com/artikel.php?id=96901